Menyambut Ramadhan Dengan Ketulusan Doa


Sudah selayaknya kaum muslimin menyambut Ramadhan dengan suka cita. Ibarat bermain scrabble, kita akan melewati ruang bonus yang semua perolehan score ibadah kita di lipat gandakan.

Diriwayatkan oleh Anas, bahwasanya baginda Rasul senantiasa berdoa,
“ Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya ’ban dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan ”.

Sebuah doa sederhana namun mengandung pesan spiritual yang begitu dalam. Mari kita bahas apa yang bisa kita rasakan dari doa itu :

1. Doa itu mengajarkan kita memohon keberkahan pada dua bulan sebelum Ramadhan. Ini meunjukkan betapa dahsyatnya keagungan bulan Ramadhan sehingga kita perlu untuk selalu ingat akan kedatangannya.

2. Pada saat kita berdoa, diharapkan, kita tersadarkan akan pentingnya “ latihan” beribadah dan berbuat baik sebelum memasuki bulan pelipat gandaan pahala itu. Rasul SAW mengajarkan kita untuk lebih giat berusaha meraih keberkahan di bulan Rajab dan Sya ’ban.

3. Pengharapan keberkahan selain berupa doa, juga merupakan komitmen kita akan optimalisasi waktu, harta, ilmu, serta apapun yang kita miliki. Inilah sebenarnya nilai keberkahan yang sering kita lupakan itu. Betapa banyak orang yang belum bisa memanfaatkan setiap waktu yang Allah berikan untuk beribadah dan bermanfaat bagi sesama. Ia di beri harta namun hanya terhambur sia-sia. Memiliki ilmu namun tidak mengamalkan atau berdakwah dengannya.

4. Doa, “ sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan”, menjadi pengingat diri ini akan kewenangan penuh Allah Azza wa Jalla akan jiwa kita. Ia berhak mengambil nyawa kita kapanpun.

Bagi saya pribadi seakan doa itu berbunyi, “Ya Allah jadikanlah saya pada bulan Rajab dan Sya’ban ini lebih optimal dalam mensyukuri dan memanfaatkan waktu, harta, ilmu, serta apapun yang saya miliki sekarang. Dan semoga Engkau
tidak mengambil nyawaku terlebih dahulu, hingga aku memasuki bulan Ramadhan tahun ini dengan segenap persiapan ini ”.

Sumber: http://sholikul.com/2010/06/menyambut-ramadhan.html

Disalin dari Catatan Facebook Majelis Ratib dan Maulid Habib Abu Bakar Bin Alwi Al Habsyi

Pos ini dipublikasikan di Fiqh Ramadlan dan tag , . Tandai permalink.

5 Balasan ke Menyambut Ramadhan Dengan Ketulusan Doa

  1. alfaqir berkata:

    Aamiin Allahumma aamiin

  2. arroudloh berkata:

    Amien…
    Assalamu’alaikum Ya ‘Ammy..
    Terima Kasih sudah berkunjung.. Jazakallah Khair…

  3. abizakii berkata:

    Aamiin Ya Rabbal A’lamin…

  4. riefki berkata:

    amien ya allah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s