Belajar, Bekerja atau Beribadah..??!!!

Belajar, Bekerja atau Beribadah?

Dari Kalam Habib Muhammad bin Hadi Assegaf

Setiap orang hendaknya menekuni jalan hidup yang ditetapkan Allah kepadanya. Siapa yang ditetapkan Allah menjadi penuntut ilmu, hendaknya ia bersungguh-sungguh menuntut ilmu, mengulang – ulang pelajaran dan hafalannya, kemudian mengamalkan ilmunya.

Siapa yang ditetapkan Allah untuk mencari rezeki, hendaknya ia ridho dan bersungguh – sungguh dalam mengelola usahanya. Begitulah, setiap orang hendaknya ridho dan mensyukuri apa yang telah ditentukan Allah baginya sehingga ia dapat mencapai derajat orang-orang yang sempurna.

Penulis Zubad berkata:
Yang benar, kamu bersikukuh pada
ketentuan Allah,hingga Allah memindahkan mu darinya.

Ibnu Atha Illah berkata dalam Al-Hikam:
Keinginanmu untuk ber-tajrid, padahal Allah meletakkanmu pada asbab merupakan syahwat yang tersembunyi. Keinginanmu untuk mencari asbab padahal Allah meletakkanmu dalam tajrid akan menurunkanmu dari derajat yang tinggi. (II:72)

1)tajrid: mencurahkan semua perhatian, tenaga dan waktu hanya untuk beribadah kepada Allah.

2)asbab: semua kemudahan (fasilitas) dan sarana untuk memperoleh kenikmatan duniawi.

Sumber http://www.asyraaf.net

Pos ini dipublikasikan di Mutiara Hikmah dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s