Pesona Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam

Utbah, seorang kepala suku yang kaya. Dengan harapan untuk dapat menghentikan dakwah Rasulullah SAW, kepala-kepala suku Quraisy mengutus Utbah untuk menemui Rasulullah SAW untuk membujuknya. Utbah lalu menemui Nabi SAW dan berkata,“Keponakanku, jika engkau ingin mengumpulkan harta kekayaan dengan ajaran-ajaranmu ini, katakanlah, aku akan memberikan kepuasan kepadamu. Kalau engkau menginginkan martabat yang tinggi, kami bersedia mengangkatmu menjadi pemimpin kami. Kalau engkau menginginkan kerajaan, kami akan
menjadikanmu raja. Kalau engkau menginginkan wanita-wanita yang cantik, silahkan kau pilih gadis-gadis yang tercantik di antara suku-suku Quraisy.”

Nabi SAW pun menjawab,
“Saya tidak menginginkan apapun dari semuanya. Saya hanya mendapat wahyu dari Tuhan dan saya berkewajiban menyampaikannya kepada kalian. ”

Nabi SAW lalu membacakan beberapa ayat Al-Qur’an di hadapan Utbah. Spontan ia sangat terkesan dengan daya tarik ayat-ayat itu. Kembalilah Utbah kepada kepala-kepala suku Quraisy, lalu berkata,
“Saya telah mendengar suatu kalam, bukan syair, bukan sihir dan bukan juga nujum. Saya mengusulkan kepada tuan-tuan untuk membiarkan Muhammad menempuh jalannya sendiri.”

Tufail bin Aun, kepala suku Ausith, adalah seorang penyair ternama dan terkenal bijaksana. Pada suatu ketika ia berkunjung ke kota Makkah. Kepala-kepala suku di kota Makkah keluar menyambutnya di pintu gerbang kota. Mereka khawatir kalau-kalau Tufail berhubungan dengan Rasulullah SAW dan kemudian terpengaruh ajaran-ajaran beliau. Mereka memperingatkannya supaya jangan dekat-dekat dengan Nabi SAW dan apalagi menemuinya.
“Ucapan-ucapan Muhammad telah menimbulkan kekacauan yang hebat di kota Makkah. Ia juga telah menyebarkan kejahatan di daerah-daerah luar, baik yang dekat maupun yang jauh,” Demikian peringatan kepala-kepala suku Makkah kepada Tufail. Tufail pun terpengaruh dengan hasutan-hasutan itu. Ia betul-betul menghindari setiap kemungkinan bertemu dengan Nabi SAW atau sahabat-sahabat beliau. Bilamana ia secara tidak sengaja bertemu Nabi SAW, ia palingkan mukanya sambil menutupi kedua telinganya dengan kedua tangannya.

Pada suatu hari Nabi SAW sedang berdoa di depan Ka’bah. Secara kebetulan Tufail lewat di tempat itu. Dengan tidak sengaja ia mendengar doa yang diucapkan Nabi SAW. Kata-kata dalam doa itu secara spontan menggetarkan hatinya. Ia pun begitu terkesan, sehingga lupa dengan hasutan kepala-kepala suku Makkah. Begitu tertariknya, setelah Nabi SAW selesai berdoa dan kembali ke rumahnya, ia pun mengikuti beliau dari belakang. Tak kuat menahan rasa ketertarikannya, ia masuk ke dalam rumah beliau dan meminta beliau untuk membaca lagi beberapa doa tadi yang tidak lain berisi ayat-ayat Al-Qur’an. Nabi SAW pun dengan senang hati mengabulkan permintaannya. Akhirnya saat itu juga, Tufail mengikrarkan dirinya masuk ke dalam Islam.

Allahumma Shalli ‘Ala Sayyidina Muhammad Wa ‘Ala Alih Wa Shahbihi Wa Sallim

Pos ini dipublikasikan di Rasulullah Muhammad SAW dan tag , , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Pesona Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam

  1. budi kurniawan berkata:

    Subhanallah, Allahumma sholli ‘alaih wa ‘ala alih. tambah yang banyak kisah Rosulullah Ustadz. Jazakallah khoirol-jaza

    • arroudloh berkata:

      Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.. InsyaAllah al faqir tambah kisah-kisah tentang Junjungan kita Sayyidina Muhammad Shallahu ‘Alaihi wa Sallam.. agar semakin bertambah Mahabbah kita kepada Beliau Shallahu ‘Alaihi wa Sallam.. sehingga akan bermunculan para pecinta Rasulullah Shallahu ‘Alaihi wa Sallam..

      maaf saudaraku, jangan sebut saya ustadz, saya masih belajar.. Wa Iyyakum.. semoga Allah senantiasa melindungi anda sekeluarga.. terima kasih sudah berkunjung ke blog ana.. semoga bermanfaat..

  2. arroudloh berkata:

    oiya akh Budi, kalau anda mau kisah-kisah tentang Rasulullah Shallahu ‘Alaihi wa Sallam.. coba buka link berikut..
    Rasulullah SAW – Sirah Nabawiy>

    semoga bermanfaat..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s