Indahnya Bila Tersenyum

senyumanmu di hadapan saudaramu adalah sedekah. (al-hadits)
Kutipan hadits di atas adalah satu dari sekian riwayat Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam tentang faedah senyum. Di antaranya, sebagai tips hidup bahagia, sikap manis dan ramah termasuk bisa menghapus dosa. Dan wajah yang berseri – seri juga termasuk akhlak yang baik, berkata Ibnu Mubarak:
“Akhlak yang baik adalah wajah yang berseri-seri, menebarkan kebaikan dan tidak suka mengganggu.” Agar wajah berseri – seri mesti senyum kan??
Akhir – akhir ini di negara kita tercinta, senyuman sudah menjadi barang langka. Padahal, negara kita sudah di kenal sebagai orang-orang yang murah senyum. Kira-kira kenapa kok bisa berubah menjadi kecemberutan, bermuka sinis gitu yaa? Mmm.. Mungkin bangsa kita ini memandang suatu persoalan secara emosional. Kalau begitu, tidak heran muncul kebencian, perseteruan tak pernah selesai. Padahal, dengan senyum persoalan yang cukup rumit pun bisa di selesaikan dengan baik. Tak perlu cemberut atau marah-marah ndak jelas. Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam dalam sabdanya, “Kamu tidak akan pernah meraih simpati orang lain dengan harta benda yang kau miliki, tetapi kamu bisa menarik simpati orang dengan wajah ceria (senyum) dan akhlak yang baik.” (HR. Abu Ya’la dan Baihaqi).
Di riwayatkan pula oleh Sayyidah ‘Aisyah r.a pernah di tanya bagaimana sikap Nabi Muhammad Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam jika di rumah. Di jawab, “Beliau orang yang paling lembut, murah senyum dan suka tertawa.” (HR. Ibnu Sa’ad dan Ibnu Asakir).
MANFAAT SENYUM
Mm, ada sebuah penelitian bahwa senyum akan membawa energi bahagia pada tubuh. Ini sesuai dengan Teory Facial Feed Back Hypothesis yang di kemukakan oleh ahli di Amerika Serikat. Yaitu oleh Laird dan kawan-kawan. Selain Laird, Darwin dan Hodkinson juga menerangkan tentang terapi senyum. Unik memang. Berikut kesimpulannya, Ketika seseorang tersenyum otomatis otot Zygomatic mayor akan bergerak. Otot ini menarik sudut bibir ke atas sampai ke tulang pipi, akibatnya aliran darah ke otak meningkat. Walhasil, semua sel dan jaringan tubuh menerima oksigen, lalu menumbuhkan perasaan lepas dan bahagia. Subhanallah!!!
Satu lagi, tersenyum membutuhkan kordinasi 26 macam otot yang ada di wajah, sedang untuk merengut di butuhkan 62 macam otot kerutan. Sebab itu kenapa jika kita merengut 62 otot wajah kita yang di kencangkan sedang jika tersenyum 26 otot wajah yang di kendurkan.. Jadi tersenyum juga menyehatkan bukan? Wajah murung bìsa cerah dengan senyuman saja. Ajaib bukan. Kita bisa lebih tenang dan siap mengobati perih di setiap hari kita. Kata orang murah senyum bisa awet muda. Ada juga yang mengatakan kalau senyum adalah obat panjang umur. Senyum juga bisa menebarkan rasa sayang pada saudara kita. Menjadi motifasi hidup, dan untuk menjadi simbol untuk berta’awun (tolong menolong) dalam kebaikan. Sekarang ayo budayakan senyum kepada saudara-saudara kita tapi jangan senyum-senyum sendiri 0k! Oya, jangan juga senyum yang bisa membawa fitnah. Mesti di jaga. Jangan keluar dari koridor syar’i. Sudah ngerti kan?? 0ya, kalau ada yang mau nambahin silahkan.
Akhirnya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ana mohon ampun, dan kepada pembaca sekalian ana minta maaf akan segala kekurangan. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memudahkan segala cita-cita luhur kita.
Dirangkum dari Majalah Cahaya Nabawiy Edisi No,72 th VII Jumadal Ula 1430 H / Mei 2009.
Allahumma Shalli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala Alih Sayyidina Muhammad wa Ash-habi Sayyidina Muhammad wa Sallim Taslimaan Katsiraan

Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s